futureArc dah mule lagi....
dan akan berakhir sekitar akhir taon ini....
semuanya akan dimulai lagi...setelah beberapa lomba sukses dilewatkan karena harus berkutat dengan 3ds max setiap harinya. mari dimulai...mmm..1st step...nyari tim mungkin...dengan catatan...bekerja lebih awal...dan deadline 1 bulan..dengan target gila2an..adakah yang berminat..menawari teman2 terdekat mungkin...
Bismillahirahmanirrohim...mari kita mulai
Tampilkan postingan dengan label arsitektur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label arsitektur. Tampilkan semua postingan
Selasa, 26 Agustus 2008
Jumat, 08 Agustus 2008
Kamis, 07 Agustus 2008
Ta Lee Plaza by UN Studio




ni link yang diadapet dari forum ny AMI(arsitek muda Indonesia).
bener gak nyangka bakal ada desain mall kayak gini. tetapi dengan desain deperti ini, terjadi pergeseran makna, dari mall yang sebenarnya. desain futuristic yang ''clean'', sebenarnya tidak terlalu saya suka, tetapi dari kesemuanya itu, desain menggambarkan tentang suatu kreatifitas desain yang tidak henti di dunia ini, bagaimana, sebuah desain mall, dapat bertransformasi terus.
desain ini menjadi inspirasi sebenarnya, bgaimana sebuah desain harus terus berkembang dan tidak terhenti pada titik tertentu saja dan digantikan patern2 yang dibuat sendiri.
pelajaran moral hari ini : mari lanjutkan mengerjakan kompetisi desain, karena melalui wadah ini, kreativitas dapat berkembang pesat.
Senin, 28 Juli 2008
arquitectum,designboom....liat....register.....design...


ini tentang bagaimana mengsisi waktu luang. dibanding shaya menghabiskan waktu berguna ini untuk sekedar buat nyelesaiin master league Pro Evolution Soccer ato nerusin baca one piece yang udah sampe nyerang pulau keadilan...trus dah ketemu sama kakeknya si luffi ato juga ngelanjutin baca beck, si gitaris jepang yang suaranya keren, en' lagi tour d amrik. dua yang terakhit ini komik. he.
kompetisi jadi sesuatu yang menarik. just log on to www.designboom.com ato www.arquitectum.com
lumayan buat mengasah ide ato ngisi waktu luang dengan hal yang berguna. ato menulis mungkin, bisa bikin hidup seimbang gak cuma ketemu sama grafis doank.
mm...walaupun, sangat terbuka kemungkinan untuk menang, kalah pun tak jadi soal. yang penting udah menyelesaikannya dengan semaksimal mungkin da seinovatif mengkin.nah lo, bener gak nulisnya....
try n' get better
Label:
arsitektur,
event,
kompetisi,
pemikiran
Jumat, 25 Juli 2008
London Architecture Gallery-Arquitectum design competition

Team member:
1. Dwi Utomo sahid
2. Rina Nur Aisyah
3. Prama Adistianti
4. Nurcholis Akbar
5. R Wira Prasetiyok
6. Dita Eriana
Label:
arsitektur,
kompetisi,
portopholio
Jumat, 13 Juni 2008
Senin, 04 Februari 2008
art-live-building-scene-place
senin pagi, setelah sekian lama tidak menon benda bersuara dan bergambar yang namanya tipi, tepatnya di Tran*7. sebuah acara yang awam di telinga, island escape. entah acara apa ini, tapi berhubung lumayan unik, ditonton saja. sebuah seni instalasi dan kontemporer. visualisasi seni, theater lebih tepatnya.kali ini di alam terbuka, di alam terbuka lebih tepatnya. sang aktor mempertonotonkan terciptanya tokoh adat setempat, tepatnya dimana pertunjukan ini diadakan yaitu di suatu pulau di pasifik, dan beberapa orang bule mengelilinginya. tanpa batas ataupun tempat khusus bagi penonton. kumpulan bule ini mengikuti sang aktor kemana pun ia pergi. scene berikutnya, sang aktor mengambil air dari danau dan membasuh wajah dan kepalanya. angle kamera mulai menjauh hingga setting pertujukan semakin gamblang terlihat. weleh..weleh ternyata area pertunjukan merupakan area bangunan yang telah lama saya kenal. sebuah bangunan multi fungsi karya Renzo Piano di pasifik. seorang arsitek yang saya jadikan preseden semester kemaren...fuh...
sangat jauh dari bayangan saya, betapa bangunan kini telah menjurus menjadi tidak lebih dari instalasi seni yang tentu saja sangat tidak bisa dipandanga sebelah mata lagi. suatu tempat yang terus berkembang tidak hanya menjadi tempat bernaung, tetapi juga harus dapat menjadi acuan karya seni dan bagian dari seni itu sendiri, apa yang kita rasakan saat berada di suatu tempat tidak hanya menjadi aspek eksternal dari sesosok manusia, tetapi lambat laun akan menyatu dengan diri dan menjadi bagian deri seni yang sangat intens kita rasakan. suatu instalasi seni skala besar, yaitu KEHIDUPAN MANUSIA. pertemuan jiwa dan rasa denga fisik selitar yang kita sentuh, atau bahkan yang tidak terbayangkan sama sekali telah menjadi bagian alam bawah sadar manusia itu sendiri. apakah akan sangat berguna atau tidak, tergantung diri kita sendiri. apakah akan menyau dengan instalasi seni serba luas ini atau hanya akana menjadi penonton yang mengikuti setiap gerakan sanga aktor
sangat jauh dari bayangan saya, betapa bangunan kini telah menjurus menjadi tidak lebih dari instalasi seni yang tentu saja sangat tidak bisa dipandanga sebelah mata lagi. suatu tempat yang terus berkembang tidak hanya menjadi tempat bernaung, tetapi juga harus dapat menjadi acuan karya seni dan bagian dari seni itu sendiri, apa yang kita rasakan saat berada di suatu tempat tidak hanya menjadi aspek eksternal dari sesosok manusia, tetapi lambat laun akan menyatu dengan diri dan menjadi bagian deri seni yang sangat intens kita rasakan. suatu instalasi seni skala besar, yaitu KEHIDUPAN MANUSIA. pertemuan jiwa dan rasa denga fisik selitar yang kita sentuh, atau bahkan yang tidak terbayangkan sama sekali telah menjadi bagian alam bawah sadar manusia itu sendiri. apakah akan sangat berguna atau tidak, tergantung diri kita sendiri. apakah akan menyau dengan instalasi seni serba luas ini atau hanya akana menjadi penonton yang mengikuti setiap gerakan sanga aktor
Label:
arsitektur,
pemikiran,
tanggapan
Selasa, 29 Januari 2008
arcicekcur
otak saya kembali berdengung...dengan kenyataan yang mungkin saja tidak pada tempatnya...
sebuah tulisan tentang kenyataan akan sebuah bangsa yang tidak lain...Indonesia...
tulisannya berbunyi seperti ini...... "tidak hanya mengimpor beras dan kedelai...bangsa yang 3/4 luasan wilayahnya adalah lautan ini juga mengimpor garam".....miris bacanya...... sekacau itukah bangsa ini......cuma itu...oh,tentu saja tidak...Indonesia masuk guiness' book of record untuk pengrusakan hutan paling cepat di dunia...
saat bangsa lain berlomba untuk mendirikan icon negaranya..bangsa ini masih berkutat dengan urusan import kedelai dan garam..mmm..... ini baru untuk urusan perut, perut ane,perut ente,perut kita semua... ni perut bisa jadi masalah besar buat kita semua, mule dari yang pake mercy, honda butut, hingga olahragawan sejati alias jalan kaki ampe betis nya kayak tukang becak..
saat urusan perut masih salah urus, tentu bukan hal yang aneh jika lingkungan terbangun pun tidak dikelola dengan benar. hampir semua kota tidak memiliki desain tata kota yang berkelanjutan. apalagi bangunan nya, bangsa ini bangsa yang matre. bukan kualitas yang dikejar, tapi seberapa tinggi tumpukan rupiah yang masuk kantong sendiri....
saya pun berpikir bagaimana bisa profesi arsitek bisa berkembang, jika yang terpikir adalah berapa banyak proyek yang bisa dikerjakan, bukan pada kualitas desain nya...
bangsa ini akan terus tertidur..hingga suatu hari terbangun dengan tatapan terbata-bata.
sebuah tulisan tentang kenyataan akan sebuah bangsa yang tidak lain...Indonesia...
tulisannya berbunyi seperti ini...... "tidak hanya mengimpor beras dan kedelai...bangsa yang 3/4 luasan wilayahnya adalah lautan ini juga mengimpor garam".....miris bacanya...... sekacau itukah bangsa ini......cuma itu...oh,tentu saja tidak...Indonesia masuk guiness' book of record untuk pengrusakan hutan paling cepat di dunia...
saat bangsa lain berlomba untuk mendirikan icon negaranya..bangsa ini masih berkutat dengan urusan import kedelai dan garam..mmm..... ini baru untuk urusan perut, perut ane,perut ente,perut kita semua... ni perut bisa jadi masalah besar buat kita semua, mule dari yang pake mercy, honda butut, hingga olahragawan sejati alias jalan kaki ampe betis nya kayak tukang becak..
saat urusan perut masih salah urus, tentu bukan hal yang aneh jika lingkungan terbangun pun tidak dikelola dengan benar. hampir semua kota tidak memiliki desain tata kota yang berkelanjutan. apalagi bangunan nya, bangsa ini bangsa yang matre. bukan kualitas yang dikejar, tapi seberapa tinggi tumpukan rupiah yang masuk kantong sendiri....
saya pun berpikir bagaimana bisa profesi arsitek bisa berkembang, jika yang terpikir adalah berapa banyak proyek yang bisa dikerjakan, bukan pada kualitas desain nya...
bangsa ini akan terus tertidur..hingga suatu hari terbangun dengan tatapan terbata-bata.
Label:
arsitektur,
pemikiran,
tanggapan
Rabu, 23 Januari 2008
dalam kepala saya
sebuah kenyataan memenuhi kepala, apalagi kalo bukan kenyataan bahwa saya hidup di negara dengan ktidak pastian dan penuh kemunafikan..ampun dh kata2nya....atau yang semoga saja hanya ada di kepala saya dan tidak menular ke kehidupan nyata..dunia saya lebih tepatnya...dagelan dalam kehidupan saya menyebutnya....soalnya dagelan dalam sepakbola lagi sering2nya disebut di koran saat ini..ga nyambung...kembali ke urusan kemunafikan...saya menghabiskan sejumlah rupiah dalam sebulannya sedangkan pada saat yang sama sebuah keluarga dapat survive di kota jogja ini dengan hanya setengah dari jumlah tersebut, mereka menyebutnya sudah sangat cukup....sedangkan saya menyebutnya kurang. yang salah saya atau keluarga ini.
sedikit meluas.....mengingat-ingat kejadian semalam....di perempatan mirota kampus dan jalan kaliurang.....seorang anak tiba-tiba membersihkan bagian depan motor dengan mengharapkan sekeping uang logam atas imbalan jasanya...ni anak yang bener aj...perasaan umurnya belum genap sepuluh tahun...nyari duit? tanda tanya besar di kepala saya...jangan mikirin secara harafiah..ga bakal ada tulisan itu di kepala saya....yang berani nyoret2 kepala saya...awas...anak sekecil itu berkelahi dengan waktu...lagunya iwan fals kalee....suatu fenomena yang basi dan kita menganggapnya sebagai sesuatu yang biasa...yang menyesakkan dada adalah uang yang diterima anak kecil diberikan pada wanita paruh baya yang hanya nongkrong mengawasi dari pinggir jalan..ntah tu ibunya ato sapany...yang harusnya bekerja super keras agar si anak tidak menghabiskan waktu bermain dan belajarnya di perempatan jalan. sepertinya saya sok tau atau ngomong seenaknya...tetapi itu yang saya pikirkan....ok2..cukup2...maish banyak masalah dalam kepaala saya..yangmungkin harus saya pikirkan atau mungkin harus saya lupakan....
to be continued....
sedikit meluas.....mengingat-ingat kejadian semalam....di perempatan mirota kampus dan jalan kaliurang.....seorang anak tiba-tiba membersihkan bagian depan motor dengan mengharapkan sekeping uang logam atas imbalan jasanya...ni anak yang bener aj...perasaan umurnya belum genap sepuluh tahun...nyari duit? tanda tanya besar di kepala saya...jangan mikirin secara harafiah..ga bakal ada tulisan itu di kepala saya....yang berani nyoret2 kepala saya...awas...anak sekecil itu berkelahi dengan waktu...lagunya iwan fals kalee....suatu fenomena yang basi dan kita menganggapnya sebagai sesuatu yang biasa...yang menyesakkan dada adalah uang yang diterima anak kecil diberikan pada wanita paruh baya yang hanya nongkrong mengawasi dari pinggir jalan..ntah tu ibunya ato sapany...yang harusnya bekerja super keras agar si anak tidak menghabiskan waktu bermain dan belajarnya di perempatan jalan. sepertinya saya sok tau atau ngomong seenaknya...tetapi itu yang saya pikirkan....ok2..cukup2...maish banyak masalah dalam kepaala saya..yangmungkin harus saya pikirkan atau mungkin harus saya lupakan....
to be continued....
Label:
arsitektur,
pemikiran,
tanggapan
Senin, 21 Januari 2008
awal-mula-seberapabodohkah saya
mmm..postingan pertama yang akan jadi awal mula...seorang mahasiswa tahun terakhir(amin).yang nota bene adalah diri saya.haik. orang setengah ndablek dengan bermodal kenekatan bertindak dan melarikan diri.saat ini sedang bingung akan masa depan yang mungkin saja tidak pernah terbayangkan,bisa jadi kambing,monyet,atau jadi pangeran kodok.
dimulai dengan pemikiran akankah lulus cepet jadi solusi......pertama,keinginan orangtua akan tercapai,kedua,saya akan lulus dengan otak yang kosong dan sekotak desain tak terbangun...mmm. pilihan kedua penuh dengan resiko, saat otak dan hati saya siap nanti, apakah persaingan mash seperti sekarang...atau telah lebih menggila lagi...
parahnya lagi saya berada di dunia kearsitekturan yang jelas sangat ketat, saling sikut,adu otot,adu tampang,yang ini saya jelas kalah,adu desain,adu mulut,waduh2....cukup
seperinya keputusan ini akan terhenti dan terjadi tanpa otak saya harus berpikir dengan keras...semoga tidak.
dimulai dengan pemikiran akankah lulus cepet jadi solusi......pertama,keinginan orangtua akan tercapai,kedua,saya akan lulus dengan otak yang kosong dan sekotak desain tak terbangun...mmm. pilihan kedua penuh dengan resiko, saat otak dan hati saya siap nanti, apakah persaingan mash seperti sekarang...atau telah lebih menggila lagi...
parahnya lagi saya berada di dunia kearsitekturan yang jelas sangat ketat, saling sikut,adu otot,adu tampang,yang ini saya jelas kalah,adu desain,adu mulut,waduh2....cukup
seperinya keputusan ini akan terhenti dan terjadi tanpa otak saya harus berpikir dengan keras...semoga tidak.

Label:
arsitektur,
pemikiran,
portopholio
Langganan:
Postingan (Atom)
















